29 October 2014

APA KABAR IPK?


Hai, selamat membaca ^^




HALO.... APA KABAR IPK (Index Prestasi Kumulatif)???

   Saya bukan pemilik IPK yang tinggi. Bukan peraih tepatnya. Tapi,yeah,, itu tidak membuat saya galau, nangis-nangis, sampai ingus saya di mana-mana. IPK dari kali pertama saya kuliah pun tidak pernah OKE! Gantung mulu! IPK gantung, hubungan gantung, yang penting jodoh dan rezeki gak gantung. Amiin :)
Tadi pagi saya baru baca quote oke;
"Titel sarjana itu diperlukan saat melamar jadi PNS, bukan ketika ingin jadi penulis!" — JJ

     Nah, okey 'kan berarti? hahahha...eits tapi, kalau kita bisa meraih IPK tinggi, kenapa enggak? IPK kita keren, masuk kerja pun juga oke. Jangan sampai, kita pemilik IPK keren, ujung-ujungnya cuma bisa netekkin anak. Sekarang waktunya emansipasi wanita. Wanita gak harus di dapur, dan gak harus ngurus anak dan suami. Membagi waktu, bisa kerja cari uang, ngurusin dapur, anak, suami, dan pekerjaan Ibu rumah tangga lainnya. Menurut saya sendiri, IPK tidak terlalu penting. Yang penting, kita tidak asal-asalan masuk kuliah. Cuma cari gelar aja, buat apa? mending nikah aja langsung. Cari pasangan hidup yang konglomerat, tajir, dan serbaguna.

    Saya juga pernah dengar kawan saya, bertanya "Aku bingung, nanti aku selesai kuliah, dan menjadi sarjana. Aku jadi apa ya? Kerja di mana?", hahahaha. Sedikit geli sih. Saya juga belum sarjana, masih semester bawah malahan. Setara--lah sama maba (Read; umur saya)
  Cari kerja yang hobi kita dibayar orang. Itu hidup yang sangat keren. Yang penting, hobi kalian bukan ngerusak hubungan orang, galau, kejahatan, ngebunuh, atau sebangsanya. Hobi yang baik-baik aja maksudnya. ^^

Saya Aya,

Terima kasih.




8 comments:

  1. ga usah wisuda tepat waktu.....
    tapi wisuda di waktu yg tepat.

    klo udh wisuda brrti, jumlah pengangguran bertambah *eeh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dik, sudah masuk kuliah? Semangat ya, Dik. :p

      Delete
  2. Kalau menurut saya, hidup ini permainan mbak. Dan ketika masa kuliah seperti ini, tujuan permainannya adalah memperoleh IPK sebaik mungkin (karena klo IPK tinggi dapat penghargaan dari universitas :p). Makanya, jadilah pemain yang bertanggung-jawab. Hahaha. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Kak. Kuliah saja perlu dipertanggung jawabkan, apa lagi hidup. :D

      Delete
  3. IPK boleh kecil yg penting skill mumpuni :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Kak. Skill lebih penting dari segalanya. :D

      Delete
  4. IPK mu berapa Ay?

    Kuliah cuma buat IPK? Temen-temenku yang IPK nya tinggi aja malah jadi karyawan honor. Sekarang yang penting skill sama pertemenan yang luas sih. Itu bisa membuka peluang di kerja nanti. IPK tinggi ngarep kerja enak? Selamat bertarung deh sama orang IPK tinggi dari unversitas lainnya. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oh, iyawis. Berarti IPK ku rendah gak papa 'kan? Yang penting skill aku cakep. :p

      Delete