22 December 2014

Selamat Hari Ibu




            Hai, Kawan. Selamat membaca ^ ^

22 Desember

            Yeay, hari apa? Senin? Hari Ulangan Akhir Semester? Hari sibuk kerja? Betul?? Yay, betul. Tapi, ada hari yang lebih spesial dari hari-hari biasanya. Hari Ibu. Usia kalian sudah berapa hari? Berapa Minggu? Berapa bulan? Dan, berapa tahun? Mungkin, sudah ada yang berapa abad? Kalau saya sudah memasuki usia yang ke ** saya belum bisa membahagiakan Ibu saya seutuhnya. Malu, iya. Tapi, saya sudah cukup bahagia, bisa memberi kepercayaan pada Ibu saya. Alhamdulillah, punya Ibu satu untuk selamanya. Baiknya dunia akhirat. Meskipun, kalau ngomel, itu wajar. Kenapa? Mungkin kita sebagai anak yang suka nyebelin, suka banget bikin Ibu kesel. Bukke, maafkan adek. 

            Dan, karena zaman sudah canggih. Apa lagi, sekarang. Sebagaian manusia, meminta maaf kepada Ibunya lewat media sosial. Belajar ngaji, lewat mp3. Jangan sampai, ketika Ibu kita sudah tidak ada, berziarah dan mengajikannya dengan mp3. Naudzubillah.

            Seandainya Ibu kita belum membahagiakan kita saat kecil, bahagiakanlah Ibu kita ketika kita sudah besar. Keluarnya bayi dari rahim Sang Ibu itu taruhannya nyawa. Mungkin, banyak yang menyepelehkannya. Saya pun, kadang-kadang. Mungkin, itu karena faktor kita, terutama perempuan belum menikah, hamil, dan melahirkan. Jadi, belum tahu sakitnya seperti apa? Jadi, sudahkah kita membahagiakan Ibu kita?

"Ketika kupandangi Ibuku, aku lupa akan rembulan. Namun, saat kupandangi rembulan , teringatlah Sang Ibu."


5 comments:

  1. Selamat hari ini. Semoga kamu segera menjadi ibu dari anak2 yang lucu

    ReplyDelete
  2. selamat hari ibu, dan selamat jadi calon ibu,,,eh btw ayo cepet nikah #hehehehe

    ReplyDelete
  3. Ini komentar yang jleb banget mbak dwi -_____-

    ReplyDelete
  4. Selamat bagi ibu kita sekalian :)

    ReplyDelete