Peran dan Sejarah LPS dalam Sistem Perbankan

Thursday, March 30, 2017


Menelisik zaman yang semakin modern, pastinya kita tidak mau terlihat kuno namun tetap menguntungkan bagi sesama. Sama halnya dalam hal keuangan, banyak dari kita, dulu menyimpan uang dalam celengan, di brankas, atau di bawah baju. Kita jarang sekali memikirikan risik-risiko yang terjadi, bisa saja terjadi kebakaran, longsor, banjir, atau mengundang pencuri. Pastinya semua itu tidak mau terjadi dalam hidup kita. Jadi, menabung yang paling praktis ya memang di bank apalagi sudah dijamin uang kita aman.
 
sumber twitter LPS
Perlu kita ketahui, fungsi LPS yang mana menjamin simpanan nasabah penyimpan dan turut aktif dalam memelihara stabilitas sistem perbankan sesuai dengan kewenangannya. Fungsi penjaminan dengan melakukan pembayaran klaim penjaminan atas simpanan nasabah bank yang dicabut izinnya dan menunjuk tim likuidasi untuk membereskan aset dan kewajiban bank tersebut,  sedangkan fungsi turut aktif memelihara stabilitas sistem perbankan diwujudkan dalam bentuk upaya menyelamatkan atau penyehatan terhadap bank gagal yang tidak berdampak sistemik maupun bank gagal yang terdampak sistemik (bank resolution).
 
usai sudah celengan ayam
Fungfsi LPS pun berkaca pada sejarah LPS, yakni;
Berawal tahun 1930-1933, Amerika Serikat mengalami kebangkrutan ekonominya (Great Depression). Hal tersebut berdampak pada lebih dari 9 ribu bank yang mengakibatkan kerugian pada penyimpan dana, pemegang saham & dunia usaha. Fenomena tersebut disebut banking panic. Guna mengatasi meluasnya kegagalan bank, didirikanlah FDIC. FDIC atau kepanjangan dari Federal Deposit Insurance Corporation atau LPS-nya AS. Dibentuk berdasarkan Banking Act of 1933.
dunia perbank-an dulu (twitter LPS)
Tujuan FDIC adalah memberikan perlindungan kepada nasabah penyimpan. Perlindungan nasabah ini mampu atasi banking panic, dengan memberikan keyakinan dan jaminan kepada penyimpan dana bahwa simpanannya pasti akan kembali. Sistem jaminan perlindungan nasabah oleh FDIC kemudian dikenal sebagai penjaminan simpanan nsabah yang pertama di dunia. Dampaknya, periode 1934-1942, jumlah bank yang ditutup di AS turun menjadi rata-rata 54 bank/tahun.  Pada krisis tahun 1980-an, ketika ratusan bank bangkrut, penjaminan simpanan telah bertindak sebagai "jangkar" kepercayaan masyarakat.

Keberadaan sistem perlindungan nasabah penyimpan semakin popular pada 2 dekade terakhir. Semakin banyak juga negara yang mendirikan LPS. Peningkatan jumlah LPS tidak lepas dari kecenderungan semakin meningkatnya jumlah bank gagal sepanjang dekade 1980-an & 1990-an. 

Nah, gimana udah tahu bukan fungsi dan sejarahnya. Maka dari itu dengan adanya LPS, uang kita aman di bank. Jadi, gak perlu celengan ayam lagi untuk menabung. Cukup kenangan aja yang ditabung di rumah. Ciyaaat.

Tabik, semoga bermanfaat ^ ^



You Might Also Like

1 comments

  1. assek...dan ngga perlu nanggepin isu yg kemaren2 itu, yang kita suruh ngambil semua uang di bank.

    ReplyDelete

cewealpukat friends

Komunitas

WARUNG BLOGGER
bLOGGER reporter

Member Of

kumpulan-emak-blogger