11 June 2016

Romantisnya Menikmati Sunset di Surabaya North Quay

kantor si Bapak
Romantisnya Menikmati Sunset di Surabaya North Quay - Wah, tak disangka Surabaya ada tempat hits lagi. Di mana? Tempatnya seperti apa? Bagus gak? Bayarnya Berapa? Pasti ini bukan, yang kalian cari terlebih dahulu ketika hendak menikmati destinasi wisata. Yap, Surabaya North Quay adalah tempat hitz dan terpopuler di Surabaya, mungkin karena masih baru. Atau mungkin juga, sampai esok pun tetap terpopuler. Sebelum menceritakan bagaimana saya bisa terdampar di sana, sampai menikmati sunset yang indah, saya hendak memamerkan sesuatu.


Banyak yang tanya, “Mbak Surabaya North Quay tempatnya di mana?” Gampang dan mudah jika hendak ke sana, kalian hanya pilih jalur Tanjung Perak, dan tanya orang saja ke arah ke arah polres Tanjung Perak. Duh, kalau bahas Tanjung Perak jadi teringat dengan sosok yang mengagumkan, yes Nette Boy. Beliau yang sudah pindah jabatan menjadi Kapolres Tanjung Perak. Sebelum ke Surabaya North Quay, saya sempatkan bersilaturahmi dengan beliau, alhamdulillah bisa berkesempatan bertemu beliau. Sempat terkejut ketika mencari ruangan si Bapak, ternyata ruangannya di container. Whats? Kawan, di manapun kalian berkerja usahakan tidak mengeluh, namun disyukuri. Hihihi, habis ketemu beliau saya jadi berubah bijaksana, hihihi. Ampun Bapak ^ ^
Setelah mengobrol sebentar, saya pun melanjutkan ke Surabaya North Quay yang mana dekat sekali dengan kantor si Bapak.
subhanallah, Pak
Surabaya North Quay ada di Tanjung Perak
Menyaksikan sunset ada di lantai tiga di Gapura Surya Nusantara. Tempat ini bak bandara, apik, bersih. Musholla pun ada, toilet pun juga bersih. Saran untuk kalian, jika ke sini hanya berburu sunset seperti saya, sebaiknya datang menjelang maghrib. Kalian pasti takjub, subhanallah, bagusnya. Tidak disangka, Surabaya bisa secantik ini. Ketika sunset yang jingga tiba, kalian akan terkagum-kagum, kenapa menikmatinya sendiri? (Khusus yang jomblo dan LDR) Wwkwkkw. Maka dari itu, kalau ke sini ajak sanak keluarga, biar bisa menikmatinya bersama-sama.
nasib LDR
Pak, tolong yang berdua itu amankan -_-

cantik kayak aku
dan mereka berpasang-pasangan
dan aku tetap sendiri
Bukan hanya menyaksikan sunset yang ramantis, kalian juga akan disuguhkan kapal-kapal yang sedang bersandar, suasananya seperti di luar negri, dan kalian bisa menikmatinya sembari duduk-duduk di kursi bantal yang empuk bersama keluarga. Jika perut sudah keroncongan, kalian tinggal melipir ke foodcourt saja, banyak makanan tradisional yang tersedia di sana.

Apakah Surabaya North Quay buka setiap hari? Tidak, hanya setiap hari Sabtu dan Minggu saja, namun jika Ramadhan dibuka setiap hari untuk kalian yang ingin ngabuburit di sini. Tenang, di sini ada jual makanan. Dan tenang, di sini hanya bayar parkir kendaraan saja seperti pada umumnya. Bagaimana, tertarik menikmati romantisnya senja Di Surabaya North Quay? Ingat, keep exploring, namun jangan merusak hanya untuk ketenaran semata.


Tabik,


Semoga bermanfaat ^ ^

The Warna – Rekomendasi Pecinta Sepatu Etnik


The Warna –Rekomendasi Pecinta Sepatu Etnik – Bagi perempuan mempercantik dirinya sendiri adalah sebuah keharusan, untuk membahagiakan pasangan, dan enak dipandang orang lain. Bukan hanya itu, bukankah kerapian itu juga penting bukan bagi kita? Saya sendiri lebih suka dengan gaya yang simple, tidak terlalu menor dalam ber-make-up, dan juga tidak terlalu ribet dalam berpenampilan.

Dalam berpenampilan sendiri saya sekarang lebih menyukai dress yang menutupi paha *sadar diri pantat gue gede* wakakakkaka. Yah pokoknya gitu, dan tidak melulu tentang dress, saya pun menyesuaikan dengan jilbab begitu juga dengan sepatu. Nah, urusan sepatu saya harus memilih yang baik dan benar. Why? Kebayang gak sih, jika kalian jalan dengan sepatu yang tidak nyaman. Kalau tidak nyaman mending saya nyopot sepatu, daripada sok-sokan memakai sepatu yang bagus, mahal, dan tidak nyaman dipakai. Bukankah semua itu memang lebih baik berawal dari kenyamanan? Wahaha.

dayak putih
Jika saya memakai dress, yang feminine, cantik, imut, kece, dan sebangsanya, saya memilih memakai flat shoes yang nyaman, lucu, dan warnanya yang oke. Apalagi kalau jalan sama teman, saya menghindari pakai wedges. Karena sadar diri, takut keseleo. Wekawekaweka. Oya, kadang ngerasa gak sih kalian jenuh dengan sepatu yang polos-polos aja? Nah, kalau saya sendiri lebih suka sepatu yang ada motifnya. Misal seperti sepatu dari @thewarna. Sepatu dari @thewarna ini adalah sepatu motif yang banyak modelnya. Yang bikin lebih kece, ada kombinasi kain tenun khas Indonesia. Cocok banget buat kalian yang cinta Indonesia dan cinta saya.

Nah, sepatu motif dari @thewarna recommended banget untuk kalian pecinta kain tenun daerah.  Jangan khawatir, kini ada sepatu untuk perempuan yang nyaman dan cocok untuk kaki kalian. Ada berbagai macam motif di sini, di antaranya; Kalimantan, Jepara, Lombok, Makassar, Toraja. Aww, tinggal pilih dan beli hihihi.  Jujur saya sudah ngoleksi dua pasang sepatu dari @thewarna yang pertama Dayak putih dan yang kedua jumputan kuning.
Bagaimana pemakaiannya? Nyaman, dan pas di kaki. Kaki saya kan mungil, nomer 38, waktu pesan 38 ya ternyata pas di kaki tidak kekecilan atau kebesaran. Jahitannya halus dan rapi. Jadi gak usah diragukan lagi, kalau mau beli sepatu motif di @thewarna.
jumputan kuning (Palembang)


Pemesanan sepatu motif @thewarna caranya gimana? Halo, zaman sudah canggih jadi kalian gak usah repot, @thewarna dipesan secara online. Sebelum pesan kalian tengok dulu Instagram @thewarna atau @thewarna_catalog, pastika model yang kalian pesan tersedia. Kemudian hubungi adminnya melalui WA/BBM WA/SMS di 0896-2207-6364, BBM: thewarna 5D480725. Nah, muda bukan?


Ayo, cintai produk Indonesia ^ ^


Tabik, semoga bermanfaat




08 June 2016

Kuliah? Siapa Takut! - Maju Tanpa Batas Bersama Binus Online Learning

Berawal dari paksaan ataupun keadaan yang pada umumnya anak lulus SMA, harus kuliah (bagi orang-orang tertentu). Mikir dari dulu, duh susahnya kuliah itu kayak gimana? Dosennya bentuknya seperti apa? Seniornya wujudnya kayak gimana? Akk, itu semua yang ada di pikiran saya. Sedih!

Apalagi masa-masa harus absen, mahasiswa harus rajin ke kampus. Yaelahh, saya kan suka ngebo kalo bangun, gimana bangun pagi? Udah kesiangan, eh dosen killer. Itu yang saya takutin. Cobaa, yaa coba ada semacam kuliah seperti home schooling gitu, hiks. Gak usah pakai absen, ndak usah ketemu senior, ndak usah ada cinlok. Lahhh.

sumber binus online
Maju Tanpa Batas Bersama Binus Online

Kata siapa kuliah harus selalu datang ke kampus? Di era digital seperti sekarang ini, kita dapat kuliah online. Kuliah online itu memangnya seperti apa sih, gaes? Kuliah online itu sama saja seperti kuliah pada umumnya, kita dapat belajar, mendapat materi dan berdiskusi. Bedanya, kita melakukan semuanya melalu internet. Akkkk, kereenn nih!

Tidak bisa dipungkiri, kalau kita sering kali memiliki keterbatasan waktu untuk kuliah karena kesibukan sehari-hari. Kita bisa saja mengikuti kuliah kelas karyawan ataupun kuliah malam hari, namun kita harus datang ke kampus dan mengikuti pembelajaran di kampus setiap saat. Salah satu cara agar kita dapat kuliah dan tidak perlu datang ke kampus agar kita dapat kuliah dan tidak perlu datang ke kampus setiap saat yaitu dengan cara kuliah online. Untuk kuliah online pun kita perlu memilih Universitas penyelenggara yang dapat dipercaya dan berkualitas tentunya. Kualitas ini mencakup kegiatan belajar serta interaksi mahasiswa tersebut.

Namun memang belum banyak Universitas yang dapat menyelenggarakan system kuliah online yang terpercaya dan berkualitas. Untuk itu, Binus Online Learning  hadir memberikan kemudahan pendidikan untuk anda. Sistem Binus Online Learning ini juga sangat Fleksibel, Dalam kegiatanbelajar, mahasiswa dapat melakukan interaksi dengan dosen tanpa ada batasan waktu dan tempat.

Kehadiran dalam tatap muka di ruang kelas tetap akan dilakukan, tetapi terbatas pada kegiatan yang bersifat pembahasan kasus, diskusi pemantapan pemahaman materi kuliah, dan pada saat mengikuti ujian.
Interaksi dengan dosen dan praktisi sangat diutamakan untuk mendapatkan dan meningkatkan kemampuan dan wawasan mahasiswa dalam kegiatan praktis dan pengambilan keputusan yang nyata. Metode ini sangat cocok untuk pekerja professional dan entrepreneur bahkan ibu rumah tangga yang ingin melanjutkan studi S1 tanpa terkendala dengan waktudan tempat.
Untuk kegiatan belajar mahasiswa, Binus Online Learning sudah mempersiapkan dan memperhitungkan agar mahasiswa mendapatkan hasil yang berkualitas. Mahasiswa dapat focus belajar dengan jumlah mata kuliah yang terbatas di tiap periode/semester, sehingga hasil yang didapatkan lebih maksimal. Mahasiswa Binus Online Learning juga akan mendapatkan Pembelajaran Global, dimana mahasiswa Binus Online learning tidak saja akan diajar oleh dosen dari kota lain seperti Jakarta, tapi juga dengan dosen-dosen yang ada di luar negeri.
SUMBER GAMBAR BINUS ONLINE
Binus Online Learning menggunakan LMS (learning management system) yang terintegrasi untuk membangun jaringan interakasi antara mahasiswa dengan mahasiswa, mahasiswa dengan dosen dan mahasiswa dengan pembimbing akademis. Dengan demikian mahasiswa online learning dipastikan mempunyai kualitas yang sama dengan mahasiswa yang melakukan system perkuliahan pada umumnya.

Untuk metode per kuliahan, setiap mata kuliah akan diterima dalam beberapa bentuk seperti, diskusi di forum, tugas individu/ kelompok, video confrence, video pembelajaran. Semua ini dilakukan secara online. Namun untuk awal masuk perkuliahan, dan ujian setiap mahasiswa harus datang ke BULC atau kampus BINUS.

Binus University Learning Community atau yang dikenal sebagai BULC sudah hadir di beberapa kota, diantaranya Palembang, Semarang, Malang dan Bekasi. Dengan adanya BULC ini jika mahasiswa Binus Online Learning sedang ada tugas keluar kota dan bertepatan dengan waktu ujian ataupun perkuliahan Face to Face, maka dapat datang ke BULC terdekat untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Dengan progam EES (Employabiity & Entrepreneurial Skill) yang dimasukkan ke dalam mata kuliah, Binus Online Learning tidak saja menyiapkan lulusannya untuk siap bekerja, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan. Saat ini Binus Online Learning juga telah menghasilkan lebih dari 300 lulusan terbaik yang tersebar di berbagai instansi dan perusahaan baik nasional maupun multinasional. Waoww hebatt!
sumber binus online
Tentunya, dengan metode pembelajaran secara online, Anda dapat #MajuTanpaBatas karena dapat kuliah kapan saja, di mana saja. Tidak ada lagi batasan untuk Anda Kuliah, sekarang Anda dapat melakukannya sambil bekerja, mengejar passion, mengurus bisnis, bahkan travelling ke luar negeri.

Sudah siap untuk #MajuTanpaBatas?


Tabik, 


Semoga bermanfaat ^^









07 June 2016

Lebih Baik bersama Sunlife


“We avoid risks in life only to die, and end up facing the greatest risk which is having lived life risking nothing at all.”― Chinonye J. Chidolue
Hidup adalah sebuah risiko. Hampir setiap hari kita dibayangi oleh risiko yang setiap saat bisa membahayakan keselamatan kita bahkan membahayakan nyawa kita. Kita mengendarai motor dalam kecepatan cepat kita bisa terjatuh kemudian menabrak kendaraan lain. Bisa saja rem motor kita blong, pecah ban secara tiba-tiba. Dalam keadaan berkendara dengan kecepatan pelan, kita bisa juga ditabrak oleh kendaraan lain yang melaju dengan kecepatan kencang.

Tak juga dalam berkegiatan saja risko itu menghantui kita. Dalam kondisi kita yang sedang tidak melakukan aktivitas, risiko tetap menghantui kita. Ketika kita sedang duduk di rumah kita sendiri, bisa saja gempa bumi berkekuatan 8 skala richter melanda daerah kita. Terlebih negara kita dilewati oleh beberapa pertemuan lempeng tektonik serta dilalui oleh jalur sirkum mediterania dan juga merupakan jalur lintasan ring of fire.

Oke, cukup ilustrasi yang saya jabarkan di atas tentang kondisi yang tidak bisa kita duga-duga datangnya. Risiko yang tadi saya jabarkan di atas merupakan risiko yang datangnya dari luar diri kita. Risiko yang datangnya dari dalam diri kita biasanya menyangkut masalah lahiriah kita berupa kesehatan.  Untuk orang yang selalu check up kesehatan secara rutin, mungkin tak akan terlalu kaget ketika suatu saat menderita penyakit parah yang harus memerlukan perawatan yang intensif di rumah sakit, karena emmang sudah tahu. Mereka yang rutin check up pasti memiliki antisipasi secara financial untuk menghadapinya.
Namun, bagaimana halnya dengan kita yang tidak pernah sama sekali menghiraukan kesehatan. Tidak pernah merasa perlu untuk check up kesehatan kita secara rutin?  Dalam kondisi terdesak tanpa simpanan uang yang cukup untuk biaya rumah sakit yang tidak bisa dikatakan murah. apa yang kira-kira akan kita lakukan? Gadai sertifikat rumah? Meminjam uang kepada teman yang jumlahnya lumayan? Atau menjual benda berharga kita? Segala upaya pasti akan kita tempuh untuk kesehatan dan kesembuhan kita.

Sebenarnya, kita tak perlu melakukan hal-hal mendesak yang nantinya di kemudian hari akan menyusahkan kita, jika kita mau memikirkan tentang sebuah asuransi untuk memproteksi diri kita? Bingung dengan banyaknya suransi yang tersedia di Indonesia? Saya rekomendasikan anda untuk mencoba melihat produk asuransi yang ditawarkan oleh Asuransi Sun Life Indonesia. Tak hanya serta merta menjual produk asuransi kepada kita saja, namun,  Asuransi Sun Life Indonesia menyerahkan kepada kita untuk memilih program asuransi yang cocok untuk kita dalam acara Seminar dan Exhibition Roadshow tentang pentingnya berasuransi. Acara yang diadakan di Surabaya ini berlangsung selama 3 hari dari tanggal 27 -29 Mei 2016.

Dalam acara tersebut kita diajak untuk mengingat pentingnya asuransi untuk memproteksi segala sesuatu hal yang tidak kita inginkan terjadi di dalam kehidupan kita sehari-hari. AVP Head of Branding & Communication SLFI, Kaiser Simanungkalit, menjelaskan tentang pentingnya asuransi, namun, sayang belum banyak orang Indonesia yang tahu akan pentingnya asuransi tersebut. Oleh sebab itulah Sun Life Future Plan diadakan untuk memberikan wawasan kepada kita akan pentingnya asuransi. Lalu kapan saat yang tepat untuk memulai kita untuk ikut dalam asuransi? Menurut Joice Tauris Santi sebagai pembicara dalam acara Seminar dan Exhibition Roadshow saat yang tepat untuk ikut sebuah asuransi yaitu secepatnya.  Karena semakin cepat kita berinvestasi, semakin aman dan tenang hidup kita.
Bingung mau memulai dengan langkah apa untuk mengikuti sebuah asuransi? Oh iya, perlu kita ketahui juga, produk asuransi banyak jenisnya. Ada asuransi kesehatan, asuransi pendidikan, asuransi hari tua, dan asuransi lainnya.  Untuk memulai mengikuti asuransi, terlebih dahulu kita harus tahu produk asuransi apa yang akan kita pilih. Setelahnya kita bisa konsultasi kepada pihak penyedia asuransi. Tentukan berapa polis yang akan kita bayar serta berapa lama waktu kita untuk memproteksi diri kita. Pihak Asuransi Sun Life Indonesia pasti akan memberikan pilihan-pilihan yang cukup baik kepada kita untuk menentukan langkah kita selanjutnya.

“A ship is always safe at the shore - but that is NOT what it is built for.”– Albert Einsten

Sudah saatnya kita memikirkan pentingnya sebuah asuransi untuk kenyamanan dan keamanan kita dalam menjalani kehidupan. Semakin cepat semakin baik. Ketika kita telah terproteksi dengan asuransi dari Asuransi Sun Life Indonesia kita akan lebih tenang menjalani hidup. Tak lagi dibayangi oleh risiko-risiko yang hanya akan menghambat kita melakukan aktivitas kita.  Risiko memang menghantui kita, tapi bukan berarti kita menjadi was-was dan tidak melakukan kegiatan kita!

NB: Sumber foto @sunlife_ID
           
 Tabik, 


Semoga bermanfaat



06 June 2016

Kebahagiaan Sederhana di Ranu Regulo Bersamanya


“Perjalanan tanpa makna adalah rumah tanpa roh. Hanya wujud yang tanpa jiwa.” –Agustinus Wibowo, Titik Nol.
Kebahagiaan Sederhana di Ranu Regulo Bersamanya - Pernahkah kita merasakan sebuah perjalanan yang sebenaranya kita sendiri enggan untuk melakukannya? Atau, pernahkah perjalanan yang kita lakukan merupakan sebuah pelarian kita akan suatu hal. Pelarian kita dari ketidakmampuan kita menghadapi masalah yang ada di tempat kita melakukan rutinitas sehari-hari yang menjemukan. Atau mungkin perjalanan yang kita lakukan selama ini adalah sebuah bentuk eksistensi kita di media sosial? Hanya untuk mencari gambar indah, lalu memamerkannya kepada teman-teman virtual kita? Atau, perjalanan adalah bentuk kita dalam memanjakan serta menghargai kehidupan kita? apapun tujuan kita melakukan perjalanan, adalah hak eksklusif kita. Hanya kita yang berhak menilai tujuan kita melakukan perjalanan. Cibiran orang, serta nada minus yang kita dengar, tak usahlah kita hiraukan.

*****
sunrise dan kabut di ranu regulo
Pada akhirnya, perjalanan saya kali ini bermakna sekali. Kalian tidak mau bertanya kenapa? Baiklah, saya jawab karena berjalanan dengan orang yang benar-benar spesial seperti nasi goreng jawa. Kami yang LDR pun akhirnya dipertemukan di suatu tempat yang benar-benar sederhana, bukan mewah. Jika dengan kesederhanan, kesempurnaan, cintaa… Lah, nyanyi, Mbak. Iya, jadi, jika dengan kesederhanaan saja saya bisa bahagia, kenapa tidak?

Kami bertemu di sebuah tempat yang benar-benar mengagumkan, dan tidak bisa dilupakan. Ketika itu tepat dengan tanggal kelahiran saya. Padahal, biasanya saya sudah terbiasa menikmati hari ulangtahun saya sendiri atau bersama keluarga saya. Kali ini beda… saya menikmatinya di Ranu Regulo daerah yang mana penuh kabut di pagi, siang, hingga malam. Bisa bayangkan bukan, bagaimana dinginnya tempat yang indah itu? Dalam tiga malam saya dan kawan-kawan nge-camp di sini. Saya yang satu tenda bersama kawan asal Jakarta, sedangkan si mamas di tenda sebelah bersama kawan-kawannya. Jika pagi tiba, ia membangunkan saya di luar tenda. Dan membawakan secangkir susu hangat, untuk esoknya teh, dan selalu bervariasi. Kami sudah menyiapkan logistic selengkap mungkin, menghindari makanan yang instant. Berawal berbelanja di Pasar Tumpang, ia yang cerewetnya mengalahi Ibu-ibu pada umumnya, jika menawar harga bahan makanan seperti mematikan hidup orang. Dalam hati saya, “Mas kamu juarak!” Banyak penjual di pasar bingung dengan apa yang kami beli ketika itu.

“Mau ndaki, Mas?” Ujar Ibu-ibu penjual pisang.

“Iya, Bu, ini pisangnya dua ribu aja ya, Bu”

“Duh, kamu ini, Mas nawar kok parah banget,”

“Maklum, Bu, masih bujang,” saya yang ngomong dalam hati, bujang apa pelit, Mas?

“Yaudah, Mas. Ndaki aja bawaannya ribet banget, Mas,” saya hanya cekikikan sendiri. Saya merasa pendakian kali ini bukan untuk menikmati alam, tapi untuk mengenyangkan perut. But, gak papalah, hidup sehat memang sedikit ribet.

****
 steak at ranu regulo
sarapan di pagi hari (roti telur)
take me to the mountains
nasi capcay dan ayam kecap
sedap!!
mas! aku rindu pisang goreng buatanmu :( 

Tiba di Ranu Regulo Ngapain Aja?

Setiap hari yang kami masak selalu berbeda-beda, dari nasi goreng, orak arik telor, ikan tongkol, kentang goreng, capcay, ayam crispy, tumis kangkung, tumis kacang, dan makanan lainnya. Hebat! Saya tidak terpikir, bahwa kami akan memasak semua masakan itu. Saya belajar hidup dari sini. Belajar bahagia dari kesederhanaan.

“Maaf ya, saya hanya bisa memberikan kamu kado ulang tahun seperti ini. Saya sadar, tak bisa mengajak kamu ke luar negeri, atau makan di restoran mewah yang ditemani lilin di tengah mejanya!” Ujarnya sembari melihat wajah saya.

“Saya hanya bisa mengajak kamu camping di dalam tenda dengan suhu dingin malam hari, hanya bisa mengajakmu sarapan, makan siang maupun makan malam di depan tenda di pinggir danau! Dengan menu ala kadarnya. Tanpa appetizer maupun dessert, juga tanpa bunga atau lilin sebagai simbol romantis!” Saya hanya menatapnya dengan berkaca-kaca mendengar dia berbicara seperti ini.
main hammock
indahnya ranu regulo
kok gelap yakk 
“Semoga kamu suka dengan kesederhanaan ini!” ucapnya lagi. Tatapnya  jauh sekali memandang ujung danau. Ia selalu berdoa agar saya menjadi wanitanya yang terakhir.

NB: Tenang, untuk foto makanan si mamas bukan hanya membuat seporsi saja kok, namun banyak dan kami bagikan ke tenda lain. Awww indahnya berbagi kebahagiaan ^ ^

Tabik,

Masih Ada Kebahagiaan Selanjutnya