01 December 2014

Bukan Kopi Terakhir

                                                                         sumber foto



            “Selamat pagi, sayang. Selamat minum kopi untuk pagi ini”

***
            Kopi, membuat dia lupa waktu, lupa aku, bahkan lebih sering ingat temannya. Syukurlah, yang membuatmu buta waktu itu kopi, bukan perempuan lain selain aku. Kau lebih suka kopi hitam, sedangkan aku lebih suka Hot Coffee Lattee. Kita sama-sama pecinta kopi. Tapi, kapan kaumengajakku berjalan bersama, turun hujan, dan berhenti di suatu kedai kopi, kemudian menikmati secangkir kopi? Kapan? Kapan-kapan, mungkin.

            Hampir setiap pagi, kau mengucapkan selamat pagi, dan selamat minum kopi. Meskipun berjarak, dua cangkir kopi, dan dua kota yang berbeda karena jarak dan waktu. Itu tak jadi masalah untuk kita. Ritualmu minum kopi di pagi hari, dan aku pun menyeduh kopi di malam hari. Tapi, jangan lupa ucapkan selamat minum kopi. Semoga yang kita minum, bukanlah kopi terakhir.



Tulisan ini dipersembahkan untuk #DibalikSecangkirKopi @IniBaruHidup


Twitter:           @cewealpukat
Facebook:       cewe alpukat




1 comment: