20 January 2015

JAUHI GENERASI MENUNDUK!

SUMBER; GOOGLE


Apa, sih, generasi menunduk itu?

Kalian tipe orang yang suka nongkrong, gak? Kalau saya sih, iya. Bahkan, hampir tiap malam saya nongkrong, entah di mana, sama siapa, kapan, bagaimana, yang penting nongkrong. Nongkrong bagi saya adalah hal yang sangat penting. Kenapa? Nongkrong itu, kumpul bareng temen. Kalau gak bareng temen, namanya pacaran (OOT: Out Of the Topick). Atau, memang gak punya temen. Yaelah, kasian amat! Nongkrong itu ada niatnya, agar kita bisa berbagi cerita kita, entah apa itu. Ketika sudah kumpul bareng temen, semua beban bisa hilang. Intinya, kalau sudah kumpul, haram untuk bersedih, dan wajib untuk ketawa. Dan menghindarkan hal yang bisa bikin garing. Misalnya; Terlalu asyik makan sendiri, terlalu asyik merokok, apalagi terlalu asyik main  gadget, dan ketawa ketawa sendiri karena gadgetnya. Nah, gak enak juga, kan, kalau lagi asyik kumpul bareng teman, malah ditinggal nunduk, dan asyik dengan sendirinya.

Hargai siapa yang di depanmu, minta izin dengan yang mengajakmu chat, kecuali kalau memang benar-benar penting. Apalagi main game sendiri, halo! Yang jauh didekatkan, yang dekat dijauhkan. Kebalik, bukan? Rubah gaya hidup, dong! Kalau bisa, nongkrong gak sekadar nongkrong. Kumpul, gak sekadar kumpul. Tambah wawasan, dapetin ilmu, dan bahagialah!

Saya sendiri, jujur, kalau nongkrong atau kumpul bareng temen, saya memang gak suka pegang gadget. Namanya juga punya geng, ketua geng saya mengharamkan megang gadget. Hahahah! Yang jelas, saya meminta izin dulu, kepada kekasih. Eits, menjauhkan diri dari generasi menunduk bukan hanya ketika kita kumpul bareng teman lhoo.. Menjauhkan diri dari generasi menunduk juga, ketika;

·         Kumpul bareng keluarga.
·         Mendengarkan guru/ dosen/ pengajar yang sedang menerangkan.
·         Kumpul, atau rapat penting. (Rapat bersama Presiden, misalnya. *Yaiyalah, mau dipenjara Lo?)
·         Ngedate bareng pacar (Gak wajib, kok.)
·         Kumpul bareng temen (Yaiyalah, tadi, kan udah saya jelasin. Cium juga, nih!)

Nah, gimana? Mau gabung jadi generasi menunduk? Mau bahagia, cuma gara-gara gadget? Mau menjadikan suasana jadi hening? Atau, mau jadi pacarku? Halah! Silahkan, hidup adalah pilihan, Guys.




8 comments:

  1. Bener buanget mbak Aya... etika-etika kayak gitu musti diperhatiin. Apalagi era jaman sekarang bikin tata krama kian memudar. Hmm...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahhaa, iya, Mbak Ika. Yuk ah, menjauhkan diri dari generasi menunduk! :D

      Delete
  2. Hahaha ku ternyata masuk generasi menunduk e

    (baru sadar)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ohhh, jadi kamu pelakunya. ( ˘˘̯)

      Delete
  3. emang parah ya aya,,,,generasi sekarang semuanya menunduk..salahsatunya adikku ama ponakanku udah terkena virusnya :(

    ReplyDelete
  4. bisa-bisa 70 tahun kedepan,bakalan ada yang nikah sama gadget tuh,saking sering keasikan berduaan sama gadget :)

    ReplyDelete