18 February 2015

[20]- Secret Admirer


            Saya merasa diikuti, dan hendak dikejar-kejar. Saya bukan penjahat, dan kau juga bukan polisi. Saya bukan pencuri pakaian yang  siaga tiap malam, ketika anak kos tidur, dan kau juga bukan hansip. Tapi, pertanyaan saya untuk kali ini? Siapa kamu? Kamu yang diam-diam suka nge-follow semua akun media sosial saya. Dan kamu (yang lain) yang suka diam-diam ngasih novel baru di kosan saya. Dan kamu (yang lain) suka kirim makanan ke kosan saya. Dan, masih banyak kamu kamu yang lain. Saya menulis surat ini untuk kalian, sambil geleng-geleng kepala. Kalian siapa? Percuma kalian mengagumi saya dalam diam, saat ini mungkin saya hanya bisa membalikkan jempol saya untuk kalian. Saya dihantui rasa penasaran. Kalian sengaja, iya? Agar saya ke-Gran? Terkadang, saya sempat kesal. Dan suka nangis di dalam lemari, siapa yang melakukan semua ini? 

            Kalian wajib tahu, saya menuliskan surat ini untuk kalian. Agar kalian menampakkan wujud kalian. Saya hanya takut, kalian bukan manusia. Dan, kalian juga harus tahu, saya berterima kasih karena adanya kalian. Kalian yang memerhatikan saya diam-diam. Mungkin suatu saat saya jadi artis, kalian yang pertama saya kagumi. O, ya saya sudahi menulis surat untuk kalian, semoga suatu saat kita bisa ngopi bareng.

Surabaya, 18 Februari, 10:10 WIB


Tabik, Kawan


Hari ke-20 dalam program #30HariMenulisSuratCinta

           

4 comments:

  1. "Dan suka nangis di dalam lemari,"
    hahahahahahahobibaru?hahahahahahahahaa...

    ReplyDelete
  2. Ada yang lebih nikmat dari sebuah kopi?

    ReplyDelete