01 October 2015

Terpilih Mengeksplor Sulawesi Bersama Datsun Risers Expedition 2015

“Percuma cantik, kalau jarang piknik,” Ehe –
Datsun Risers Expedition
Terpilih Mengeksplor Sulawesi Bersama Datsun Risers Expedition 2015 – Dari dulu emang suka banget yang namanya jalan-jalan, iya apalagi jalannya ke pelaminan.  Yasalam.. Gini, ngomong tentang jalan-jalan saya sekarang lagi ngejamah Sulawesi, Guys. Hah? Gimana bisa? Ceritanya panjang, singkatnya bermula dari melihat postingan kawan saya yang kebetulan blogger mengambang di TL tentang “Datsun Risers Expedition”. Sempat kaget? Hah, apa sih event tersebut? Saya pikir balap mobil. Namun, masih tidak percaya kalau ini event balap mobil kenapa semewah ini. Saya lanjut saja registrasi di web @ID_datsun untuk etape selanjutnya karena saking penasarannya saya dengan gesit kepo di sini, urusan saya diterima atau tidak itu hal terakhir yang terpenting adalah, berani mencoba.
BANG, KE SINI SAMA ADEK, YUK
PENENUN KAIN TORAJA
TK PESISIR
Yay, puji Tuhan setelah registrasi, beberapa hari selanjutnya saya ditelepon, namun tidak saya angkat. Ya, salam, Bang perih. Saya yang memiliki 3 anggota dengan diketuai Mbak Vika dan kawan saya satu lagi adalah Mbak Yuni. Sebelum keberangkatan kami sempat berdiskusi panjang lebar untuk event tersebut. Apa yang harus kami bawa ketika berangkat? Dan apa yang harus kami bawa ketika pulang? Yang tujuannya tetap satu, yaitu membanggakan Datsun dan selain itu tidak sia-sia pergi dari Pula Jawa untuk mengeksplore Sulawesi dan membawa pengalaman, pengetahuan, pertemanan, sekaligus kenalan. Lah.
FORT ROTTERDAM
Saya masih tidak menyangka, keberangkatan saya yang dimulai sejak tanggal 28 September hingga berjalannya event sampai 2 Oktober. This the first time! Saya mengeksplor Sulawesi selama ini dan, amazing! Kenapa saya bilang amazin? Jelas men, ini kali pertama saya mengeksplor Sulawesi sekaligus mengetahui apa saja di dalamnya. Tidak hanya itu yang membuat saya kagum juga adalah, saya bisa merasakan keasyikan Datsun GO+ Panca untuk kali pertamanya. Body okey, tarikan ajib, anak muda banget. Jadi, Bang, kapan Abang beliin Adek mobil ini? Hihihi. Cicil aja dulu, Bang gak papa, yang penting Adek senang, Abang riang. Lah. *skip*
SISI LAIN KAPAL PHINISI
Jadi, dengan menaiki Datsun ini saya dan para risers lainnya mempunyai tujuan yang tak kalah amazing. Keren banget, ikut konvoi sekaligus mengeksplor banyaknya wisata yang ada di Sulawesi, yang sudah saya tempuh saat ini di antaranya; Mengunjugi Kapal Pinishi yang harganya ampunn 2,3 M, kemudian ke Makam Pangeran Diponegoro, Dealer Nisan Datsun Latimojong Makassar. Fort Rotterdam, Pantai Losari, TK Pesisir, Kete ‘Kesu’, kemudian ke tempat prosesi pemakaman, Gunung Nona, Watampone, dan masih banyak lagi expedition yang akan saya tempuh di hari selanjutnya. Dari di antara banyaknya yang saya singgahi, ada beberapa yang sangat amat mengagumkan untuk saya, yaitu:

Kete ‘Kesu’

Yang mana terletak di Kampung Bonoran, Kelurahan Tikunna Malenong, Kecamatan Sanggalangi, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Indonesia. Kete ‘Kesu’ ini berada di sekitar empat kilometer sebelah selatan Kota Rantepao atau 14 kilometer sebelah utara Makale. Kete ‘Kesu’ sendiri adalah sebuah area dimana beberapa tongkonan berdiri berjajar rapi nan indah dilengkapi dengan lumbung padi (alang sura), area upacara pemakaman (rante), dan tempat ertemuan adat. O, ya saya juga mengetahui “Tau tau” yang mana ada sebuah patung di setiap foto di kuburan di Tana Toraja yang mana patung tersebut sangat menyerupai almarhum dengan mengenakan baju yang ia sukai. Saya paham, betapa diangkatnya orang yang mati di daerah tersebut. Dari itu saya mulai mendalami belajar sejarah Indonesia yang sesungguhnya.
TAU TAU
Gunung Nona

Nama sebuah gunung yang unik  terletak di Kabupaten Enrekang. Mengapa unik? Saya terkejut ketika mengetahu bahwa gunung tersebut menyerupai alat reproduksi perempuan dan hanya ada satu-satunya di dunia. Mari berpikir positif! Yeay!
GUNUNG NONA
Dari beberapa tempat yang saya eksplor, saya jadi lebih mengetahui sejarah yang ada di Sulawesi ini. Kagum, mereka masih mempererat budaya dan begitu juga adat mereka. Untuk hari selanjutnya saya dan kawan-kawan saya dari riser 4 begitu juga para riser lainnya akan menempuh beberapa tempat yang tak kalah unik, jadi Guys jangan kerja terus ya, sekali-kali piknik biar asyik. YIHAA!

Tabik, manis ^ ^
 


11 comments:

  1. dek...jangan lupa oleh2nya yaaa....kapal pinisi hihihihi

    ReplyDelete
  2. Belajar sejarah yg kudu sm geng PSPB atuh neng, buahahahahahaha....jalan2 asik yg komen nggak kalah asik :p

    ReplyDelete
  3. wew.. asik bener ya mbak bisa jalan-jalan sekaligus belajar banyak hal :)

    ReplyDelete
  4. Saya punya banyak postcard tema Kete Kesu... banyak yang suka dari Eropa...
    Btw, Pantai Losari sepi banget, tumben,,,

    ReplyDelete
  5. Uaaapiiiik yo Ayaaa... Alhamdulillah :)

    --bukanbocahbiasa

    ReplyDelete
  6. kagum sama gunung nona, mari berpikir positif :D
    oleh oleeeehhh jangan lupaaaaaa :P

    ReplyDelete
  7. untung aku cantik dan sering piknik yes :p

    yg belum pernah ke gunung nonaaa.. masa sih itu mirip *tiiiiiiiiiiiiiiiiiiit*.. ah sudahlah :))

    ReplyDelete
  8. keren sekaliiiii...beruntungnya dirimu adik cantikkk....

    ReplyDelete
  9. Adek aya kamu bejo, foto2ne apik kan kan jadi pingin ke makssar juga, rotterdam keren yaa, gunung nona haiii :D

    ReplyDelete
  10. Ih sereeem kalo liat patung-patung di kuburan :3

    ReplyDelete
  11. Pose kamu sama semua sih Ay? Oleh-oleh buatku jadi gak itu?

    ReplyDelete