Berdamai dengan Pesona Menganti, Pantai yang Eksotis di Kebumen

Thursday, March 23, 2017

Kalau orang Belanda bilang, Sweet Escape to Menganti gitu lah pokoknya. Mengincar suatu wisata yang belum pernah didatangi adalah suatu kenikmatan. Apalagi kedatangan saya adalah untuk pelarian dari hiruk pikuk kota, sepertinya niat ini salah besar. Tempat wisata bukan untuk pelarian, datang, menenangkan diri, kalau sudah tenang, pergi. Hvt. 

Mungkin tidak menjadi suatu masalah yang penting tetap menjaga, melestarikan, dan mengeksplor yang bermanfaat. Pernah berandai-andai, jika saya bisa mengeksplor semua kekayaan dan warisan Bangsa Indonesia, mungkin saya sudah dijuluki sebagai milyader pariwisata. Tidak apa, untuk saat ini saya menabung terlebih dahulu, tabungan kali ini menuju Pantai Menganti di Kebumen.
Pesona Lembah Menguneng
Sebentar, kita perhatikan dulu tentang Kota Kebumen. Kebumen salah satu Kota di Jawa Tengah yang terkenal dengan bahasa Ngapaknya. Ya, tentu kalian jika bertandang ke mari pastinya mendengar "Inyong" panggilan untuk saya di Kebumen. Kaya sekali bangsa kita, setiap daerah hampir memiliki bahasa tersendiri. Hmm, kali ini saya ingin bercerita bukan perihal bahasa ngapak, namun wisatanya yang memesona.

Telusur Pantai Menganti
Pantai yang konon dari cerita warga, alkisah seorang raja yang tidak direstui hubungannya oleh sang orang tua (GUE BANGET, AHELAH). Dan raja tersebut meninggalkan rumah dan menemui kekasihnya di tepi samudera, namun kekasihnya tak kunjung datang. Setiap hari Sang Raja menanti dan menanti, dan lahirlah Pantai Menganti.
 
yeay
Perjalanan menuju Menganti menggunakan mobil pick up, atau bak terbuka yang memiliki 3 baris kursi. Sayup sayup hembusan angin, dan saya pun ngantuk. Namun perjalanan yang naik turun naik turun kayak kangen, bisa membuat saya segar lagi. Menganti pun terlihat, pantai ini memiliki banyak spot menarik. Cuaca tidak terlalu panas dan dingin, ya seperti kamu hambar. Namun semuanya tertolong dengan birunya pantai.  
mau ke mana? yuk
suatu sore
Menjelang sore bersama kawan
Pesona Lembah Menguneng
Yang paling membahagiakan pertama bisa menapakkan kaki di Lembah Menguneng. Kedua, saya datang ketika orang-orang sedang kerja, duh senangnya membahagiakan diri sendiri. Di bentangan lembah yang luas, dihiasi juga dengan gazebo yang disewakan. Bagi saya gazebo ini seperti property foto, atau semacam lukisan di suatu pameran yang megah. Lembah Menguneng yang ada di Pantai Menganti seperti di Uluwatu Bali karena memiliki bukit hijau yang menarik.

Wajar orang seperti saya jika melihat Lembah Menguneng seperti lukisan, wajar juga kalau tempat ini menjadi incaran wisatawan lain. Karena lekukan tubuh lembah Menguneng dihiasi dengan hijaunya warna rerumputan. Sayang sekali kami dikejar waktu, jadi jika berlama-lama di sini sembari minum kopi, atau bersenda gurau dengan kawan lebih menyenangkan. Iya, bukan hanya sekadar foto lalu pulang. Tapi tidak masalah, esok semoga kembali lagi.
Jembatan Merah Gebyuran
yang mau pacaran, bisa sewa gazebo *ditoyor
yang jomblo, minggir
surga


Bermain di Jembatan Merah Gebyuran 
Terkejut kala itu ketika guide berkata, "setelah ini kita ke jembatan merah," Whats? Jembatan merah? Tak asing, seperti di kota saya, Surabaya. Di sana juga memiliki Jembatan Merah yang selalu menjadi jujukan wisatawan jika bertandang ke Kota Pahlwan. Rupanya di Menganti pun ada jembatan seperti tersebut, namun di Jembatan Merah Gebyuran lebih romantis, bisa menyaksikan senja di atasnya. Terlebih lagi jika membawa pasangan ke sana.
Jembatan yang didominasi dengan warna merah tersebut berbau romantis bagi mereka yang datang bawa pasangan, pastinya terlebih bahagia daripada yang sendirian luntang lantung foto pun pakai tripod huhuhuhu. Selain itu bisa menyaksikan senja yang cepat datang dan pulang. 

Namun, kekecewaan saya ketika di Jembatan Merah, kenapa? Ya,, batrei kamera saya habis. Baru kali ini ada traveler dan kamera belum di-charge. Udah sedih, LDR pula. *Gak nanya* Tidak apa, terkadang momen seperti ini adalah jalan untuk kembali lagi. Yeah.

More info:
Pantai Menganti, Karangduwur, Ayah, Kabupaten Kebumen
Bisa diakses menggunakan mobil pribadi, motor, ataupun bis
Harga tiket masuk 10 ribu/orang

 


 Tabik, keep exploring!












You Might Also Like

3 comments

  1. Itu kan Pantai Selatan juga kan ya? Yg mitosnya ombaknya gede-gede peliharaan Nyi Roro Kidul. Terus pas nengok ke lautnya keliatan nggak ombaknya gede enak buat selancar kayak di barat-barat gitu? Kalau ke pantai Menganti kemarin ada saran nggak dari pemandu wisatanya, nggak boleh pake baju warna Hijau? Kan kalau di Karang Bolong Kebumen gitu

    ReplyDelete
  2. kayaknya tiap daerah punya kisah cinta tak sampai yang berhubungan dengan laut wkwkkw

    ReplyDelete
  3. Setahu saya tentang pantai menganti itu lokasi yang asyik buat berduaan hahahahahah. Banyak banget teman-temanku berduaan di tebing sana. Tapi emang idnah sih pantainya, jadi seperti pantai-pantai di selatan yang bertebing curam

    ReplyDelete

cewealpukat friends

Komunitas

WARUNG BLOGGER
bLOGGER reporter

Member Of

kumpulan-emak-blogger