Malang Night Paradise, Keindahan Visual di Sudut Kota

Wednesday, November 08, 2017

Ada asa untuk mengingat akan masa kecil, dari semua hal. Namun, rasanya hanya angan yang sia-sia. Mungkin satu dua hal bisa ku ingat, seperti takut akan gelap, sedih akan kesepian, keduanya yang masih melekat untuk diingat. Bahkan sampai saat ini, rasa kesepian jika sendiri terkadang aku menjadi orang yang terlalu parno, terlebih jika malam dan lampu tiba-tiba padam. Sembari menatap jendela taksi online yang ku tumpangi, Bandara Juanda di depan mata. 
yang megah di MNS
"Maaf teman-teman, pesawatku delay," ujar Anggar via telepon seluler, ia salah satu teman kami dari Yogya yang akan menemani perjalanan ke Malang dalam beberapa waktu. Terpaksa kami memilih menunggunya, karena kasihan, dan tidak berhenti tertawa penyebab delay-nya karena burung yang masuk bandara. Aku, Jo, Fahmi, Debu memilih menunggu sembari ngopi di luar bandara, ya benar kata Jo "Kopi bandara kurang cocok di lidah kami yang anak-anak hutan ini".

Setelah menunggu hampir 2 jam, kami pun langsung beranjak ke Kota Apel tersebut. Destinasi pertama yang seharusnya bermain air di Hawai Water Park, akhirnya pupus sudah, karena hari terlalu sore. Untuk mengobati kekecewaan, kami pun menggantinya dengan menikmati gemerlap Malang Night Paradise. Sebelum memasuki security check, aku tertawa kecil melihat tingkah Jo, pria yang hidupnya nomaden dan tukang lawak. Ia mengusapkan body spray ke bajunya, "Biar harum, gak bau rokok", katanya. Baiklah.
cerita masa depan

satu lagi dari mayora
Setiap memasuki beberapa sudut selalu bertanya-tanya, berapa watt lampu yang harus mereka bayar? Ah, itu bukan urusanku, yang penting bahagia malam ini. Dengan membayar 30 ribu rupiah per kepala, terpuaskan sekali. Mungkin bisa diibaratkan seperti suasana Disneyland, yang pernah ku nikmati dalam bingkai foto saja. Setiap sudut selalu ada music yang mengiringi. Sontak diri ini ingin menari-nari, namun sadar sudah bukan usia dini.

Baru saja melangkah dari pintu masuk, kami disuguhkan dengan latar pasir dan beanbag sebagai pemanis. Duduk sebentar, menikmati malam yang tidak terlalu riuh. Hanya butuh waktu 10-20 menit untuk menenangkan raga ini. Kemudian aku pun melanjutkan rute selanjutnya.

Di gapura tertulis besar, Malang Night Paradise, melangkah sedikit kami disuguhkan dengan air mancur menari yang dikelilingi lampu. Banyak sekali pasangan, atau rombongan berswafoto bertubi-tubi. Ternyata benar kata seorang kawanku dulu, melihat banyak lampu yang mengelilingi kita bikin tersenyum. Cukup sederhana membuat perempuan bahagia, bawa dia ke Malang Night Paradise. Ehem.
pintu masuk dinosaurus
pintu msuk dengan latar air mancur menari
Di Malang Night Paradise ada beberapa spot yang membuatku bahagia, sementara; keindahan lampu burung angsa, taman jamur yang benderang, kincir angin, tulip, light tunnel, dan wisata edukasi lainnya. Beberapa spot tersebut, membuatku kembali ke masa kecil. Mengingat akan takut jika lampu tiba-tiba padam, selalu teriak, dan suasana seperti itu terbawa hingga sekarang. Ya meskipun selalu termotivasi lagi Tasya feat Duta Sheila On7 yang bertajuk 'jangan takut gelap', sama sekali tidak membuatku tenang sedikitpun. 
konon seperti di Holland
sudut menarik untuk berswafoto
light tunnel
Tidak terasa berjalan dan mengambil beberapa foto, light tunnel pun di hadapanku. Gemerlap lampu yang menyala secara bergantian, berwarna-warni tersebut ternyata spot utama untuk berswafoto. Aku memilih diam dan membidik, daripada kawanku yang lain, mereka asyik berdansa menikmati alunan musik. Suasana itu membuat meleburkan diri ke dalam cantiknya lampu yang ada. Light tunnel dengan latar Taj Mahal wajar dijadikan yang pertama untuk berfoto, karena ia benar-benar mewah.

Tidak terasa, jarum jam semakin berputar ke kanan, dan setelah 60 menit berselang, waktu membawa  kami untuk pulang. Memang benar faktanya, keindahan visual tersebut membuatku lupa waktu. Semoga esok bisa kembali lagi.

LOKASI 
Bertempatkan di Jl. Graha Kencana Raya No. 66 Balearjosari, Blimbing Malang. Berlokasi satu kawasan dengan Hawai Water Park di dalam perumahan elit

Open hours: 18:00-23:00 WIB, hanya buka sore hari. 

Shortips
  • Datang di hari biasa, karena menghindari weekend adalah cara terbaik untuk berlibur
  • Tiket masuk seharga 30ribu rupiah
  • Gunakan kamera yang bisa menjangkau untuk mode malam. 
  • Ajak keluarga, karena wahana ini baik untuk family time

Tabik,


Semoga bermanfaat ^ ^

You Might Also Like

6 comments

  1. Wisata yang lagi ngetrend di Malang sekarang. Emang bakal nyesel kalau nggak mampir sini. Aku aja pengen ke sini lagi. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waaah belum pernah ke Mlang Night oaradise kah mbak? Huhuhu

      Delete
  2. Malang banyak banget tempat wisata keren, ya? :D

    ReplyDelete
  3. Light tunnel nya keren! Jadi ingat kalau di film2 action tuh, mereka pada bermobil cepat melewati tunnel dengan cahaya kuning syahdu gitu wkwkw.

    Konsepnya sama kayak taman Lampion yang ada di BNS sih, cuma karena ini baru jadi kelihatan 'baru' dan bagus xD

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwk iya mbak, BNS kedua. Tapi beda di wahana

      Delete

cewealpukat friends

Komunitas

WARUNG BLOGGER
bLOGGER reporter

Member Of

kumpulan-emak-blogger