Menyaksikan Keindahan Jakarta dari Sudut Monas

Sunday, December 04, 2016


Monas, Jakarta, September 2016 – Sebenarnya ini udah lama banget, tapi baru sempet aja dishare, ehehe, yaa maap. Semenjak ada Rangga (nama samaran), saya jadi suka ke tempat-tempat biasa tapi memang benar-benar membahagiakan. Kadang kalau ke Jakarta ada acara, saya sempatkan bertemu dengannya walau sebentar. Dan pertemuan pada waktu itu, ia mengajak saya keliling monas (towaf). Bukan, bukan, memang lagi pengin menikmati sunset di Monas. Cuaca pada waktu itu memang benar-benar bagus, ia saya akui jago foto banget. Tanpa melihat kamera pun, dia bisa hafal mana tombol A, mana tombol B. Ya,,,, itu yang kusuka dari kamu, ehh gimanaa Rangga??


Waktu itu kami menyusuri Monas pada sore, emang niat banget pengin nyari sunset terus pengin menikmati malamnya Jakarta dari atas Monas. Saya asyik selfie, sedangkan Aa Rangga asyik ambil video dan mengambil beberapa foto yang cantik. Ada yang harus kami tuntaskan di sini, hmm ya perkara hubungan yang gantung kayak mangga tetangga yang nemplok di dinding rumah kita. Lah. 

Sebenarnya malas menghitung sudah berapa lama hubungan kami ini berjalan, toh ujung-ujungnyaa “gimana sama restu Bapak Ibu saya?” saya tipe orang yang susah sekali mencari yang cocok, bagi saya cocok itu didasari rasa nyaman, seiman, tidak kasar, itu sudah cukup. Tapi, kalau balik lagi ke orang tua saya susah. Saya sempat nangis-nangis ke dia, kalau gagal bagaimana? Ya, simple, kami belum berjodoh. Intinya sih sekarang kami jalani dulu, eaaaa. Kami mah orangnya tidak mau ribet, kalau jodoh ya bakal nikah. Ehee. 


 fotonya diblurin biar aku kurusan
 
Eh, balik lagi ke sunset Monas wekaweka. Kalau asyik nulis curhatan hati, nanti gebetan saya bakal campur aduk hatinya. Songongg, Mbak, songong. Saya sudah sering ke Monas, tapi entah momen kali ini emang bener-bener cakep. Iya, soalnya sama Aa, hiyaaa. Bagi kami senja itu emang benar-benar mengagumkan, cantik, tinggal sejenak, kemudian pergi, tapi esok dia datang lagi. 

Oya, selain menikmati sunset kami juga naik ke atas cawan untuk menyaksikan Jakarta dari ketinggian. Yay, kami di antrean pertama. Asal kalian tahu naik ke atas cawan itu butuh antre panjang. Tapi, kami lagi hoki aja bisa masuk pertama. 




Saya sempat mewek waktu itu, saya takut kebahagiaan kami hanya sesaat. Menikmati lampu-lampu kota hanya sebentar, entah esok harus apa, bagaimana. Cukup sebentar kami di atas cawan, kami kembali turun. Kami lupa gak bawa uang cash, karena tinggal dikit jadi sudah dibelikan tiket untuk naik ke cawan. FYI kalau mau naik, dan ingin harga murah mending bawa kartu pelajar yaaa. Kehausan, duit tinggal 5 ribu perak, okee saya PD beli minum di kulkas berbayar (KULKAS BERBAYAR) entah itu namanya apa. Eh,, udah masukin duit, airnya nyangkut. Si Mamas ketawa doang, sial. 

Kemudian dia mengajak saya naik kereta mini yang disediakan di Monas. Saya yang sembari selfie-selfie, dia tiba-tiba bilang “Kamu bahagia banget sih,” Kan, kan jadi mewek lagi.
Udah ah curhatnya, takut kangen. 

*PS: semua foto dibidik oleh Aa



Tabik,

Yang berjodoh bakal nikah..








You Might Also Like

16 comments

  1. Aku selalu suka gemerlapnya ibu kota. Lampunya banyak dan terlihat indah. Tapi 2 kali ke Jakarta belum pernah sambang monas. Aya seneng ih barengan sama aa meskipun cuma sebentar.

    ReplyDelete
  2. Gedung-gedung cakar langittnyaaa ihh gemass :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uwuwuwu maacih, emang aku gemesin. Eehh

      Delete
  3. Dibuka sampai malam??seru ya,lihat pemamdangan Jakarta pas malam,plus sama aa...tambah bahagia^^

    ReplyDelete
  4. wow bagus ya pada malam hari baik dari atas maupun di bawah , keren fotonya

    ReplyDelete
  5. kalau ga nikah-nikah,,,mungkin belum jodoh

    ReplyDelete
  6. Tinggal puluhan tahun di jakarta tapi aku blm pernah masuk kawasan monas ihik ihik #AkuGagal

    ReplyDelete
  7. Ceritanya asik, quotenya mantep; yang berjodoh bakal nikah. Hahahahaha. Thanks for sharing mbaknyaaa.

    Salam,
    Syanu.

    ReplyDelete
  8. Monas, monumen berjuta kenangan, duh baper deh

    salam
    gabrilla

    ReplyDelete

cewealpukat friends

Komunitas

WARUNG BLOGGER
bLOGGER reporter

Member Of

kumpulan-emak-blogger