Mampir di Kafe Kolong Jember, Tempat Ngopi Modern yang Unik

Thursday, August 10, 2017

Bertemu teman baru, menapak di tempat yang baru, pun mendapatkan pengalaman baru adalah suatu anugerah. Dengan semua itu, saya kerap bersyukur, berteman bukan cuma satu orang saja, dan bertempat tinggal tidak di satu sudut saja. Dunia luas, apalagi pertemanan kita.

Jember bukan perkara pantai Papuma saja yang diincar, atau Gudeg Pecel Warung Lumintu yang konon hits. Sehari di Jember memang tak cukup untuk mengeksplorasi semuanya, rupanya memang harus tinggal lebih lama lagi. 
malam di Kafe Kolong
Hari itu, saya mendarat di Jember. Ini memang cerita sudah lama sekali, semoga tidak telat meskipun baru mengulasnya. Setelah mengikuti perjalanan di Lumajang, saya bersama teman-teman mampir ke Kafe Kolong. Yang konon tempat itu hits untuk pecinta kopi. 

Dalam hati, “Oh ini yang namanya Kafe Kolong”. Kafe yang berada di kolong Jembatan tepat di Jalan Mastrip, Sumbersari. Tepat di terowongan jembatan sungai Bedadung Jember. Dan tempatnya pun strategis dekat dengan Universitas Jember. Cocok nih buat generasi milllenials yang pecinta kopi. Karena memang banyak sekali kopi yang disajikan, dan kalian bebas membeli yang mana. 
kafe kolong, photo dari Mas Sendy
pesan
robusta for the next order
Saya senang suasana Kafe Kolong tersebut, terletak di bawah jembatan, yang mana jembatan tersebut sudah ada sejak zaman kolonial. Suara bising kendaraan yang lalu lalang tidak terlalu mengganggu. Yang penting yaqin *apasih*

Dengan memilikin konsep unik dan terkesan modern yang dibangun sejak 2013, wajar kalau dijadikan buruan si penikmat kopi. Bukan hanya itu, di kafe tersebut terdapat sebuah bar berbentuk gazebo sebagai tempat menyiapkan aneka hidangan baik minuman dan makanan khas kafe kolong. Dan, kadang untuk lebih menghidupkan suasana, grup musik akustik akan menemani secara langsung. Wah kalau dilengkapi musikalisasi puisi di setiap bulan, oke juga nih.
malam bersama mereka
robusta argopuro
Setelah lama berbincang dengan si empunya kafe, saya pun memilih Robusta Argopuro untuk menghabiskan malam di Jember. Dengan rasa kopinya yang tajam bisa nih buat nahan begadang. Sembari ngemil edamame, mulut ini  memang hobinya tak bisa berhenti.

Apalagi ke Kafe Kolong bersama kawan-kawan baru saya, ada yang dari Jakarta, Lumajang, Jogja, dan dari Surabaya. Hmm, jika menikmati malam sebahagia ini, rasanya tak ingin beranjak. Kami pun sampai lupa waktu karena bersendagurau.

Jadi, kalau kalian bertamu di Jember, jangan lupa nikmati malam di Kafe Kolong. Rasa berkualitas, dan harga mahasiswa cukup oke untuk disinggahi. Pesan secangkir kopi, dan nikmati musiknya. 

Tabik,


Semoga bermanfaat ^ ^

You Might Also Like

15 comments

  1. Duh Jember, reek.
    Pengen banget kesana karena ada teman domisili sana, tetapi masih rempong sama bocah.

    ReplyDelete
  2. Paling asyik ngafe d tempat bersahaja gini dengan sohib ikrib bolo plek yak
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    ReplyDelete
  3. Unik banget ya di bawah kolong dan gak terkesan kuno

    ReplyDelete
  4. Urusan kopi, Jember itu Numero Uno. Banyak temanku cerita klo kopi di Jember itu enak. Sekelas warung kopi biasa aja enak, murah pisan!

    ReplyDelete
  5. Aku jadi terpikirkan di dekat kos Hanif itu ada jembatan dan lokong jembatannya seperti itu. Kali aja dia mau bikin Kafe Kolong Jogja :-D

    ReplyDelete
  6. Pantesan ga pernah tau cafe ini, udah Lulus sih. Kalo jamanku dulu sama temen-temen suka ngecor atau STMJ sih.. Ato ke campus resto. Jadul bingit.

    ReplyDelete
  7. iya setahuku di Jember kopinya murah dan enak. Tempatnya unik dan kelihatannya epik banget ya kalo malem hari

    ReplyDelete
  8. Orang-orang sekarang kreatif, tempat yang awalnya serem jadi kagak karena ada kafe :D

    ReplyDelete
  9. itu dibawah jalan ya cafenya, ih seru banget yak...

    ReplyDelete
  10. Pinter ya manfaatin tempatnya. Aku sempat beberapa kali lewat, tapi sayang pak supir enggak mau berhenti. hicks... Padahal kan aku pengen banget ngerasain sensasi ngopi di kolong jembatan.

    ReplyDelete
  11. Asyik ya tempatnya.
    Dan dibiarkan ya sama satpol PP? Hehe.. biasanya kan dilokasi2 umum begitu, ga boleh didirikan bangunan atau diadakan transakasi jual beli

    ReplyDelete
  12. keren banget, klo ga dibikin kafe begini patsi jadi horor

    ReplyDelete
  13. Asyik juga ya kalo nongkrong di bawah jembatan kayak gini :D

    ReplyDelete
  14. wahh kafe kolong yang sangat menarik sekali untuk di kunjungi kak..

    ReplyDelete

cewealpukat friends

Komunitas

WARUNG BLOGGER
bLOGGER reporter

Member Of

kumpulan-emak-blogger